Perkembangan teknologi dan bisnis membuat peran standar semakin penting guna membangun daya saing industri nasional. Kompetensi personil menjadi syarat mutlak yang diperlukan bagi seorang yang ingin berkecimpung dalam dunia usaha dan industri. Standardisasi menjadi salah satu kompetensi yang dipersyaratkan didasarkan pada latar belakang pendidikan maupun pelatihan yang dimiliki oleh seseorang. Kompetensi standardisasi dan penilaian kesesuaian perlu ditanamkan dan ditumbuhkan sejak usia dini. Kondisi tersebut membawa tantangan sekaligus peluang, apalagi Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar di ASEAN. Indonesia adalah target pasar yang besar.

Salah satu kesiapan yang harus dibangun adalah sumber daya manusia. Untuk itu, pemahaman dan keterampilan standardisasi perlu ditanamkan ke generasi muda. Salah satu caranya adalah melalui kompetisi atau olimpiade sebagai media guna mendidik jiwa kompetitif dan gotong royong.

Untuk itu, Badan Standardisasi Nasional (BSN) menyelenggarakan Kompetisi Standardisasi Tingkat Nasional SMA/SMK. Kompetisi yang kali pertama ini diadopsi dari the standards olympiad yang tiap tahun diselenggarakan oleh Korea sejak tahun 2006 (Baca: Olimpiade Standar - Cara Korea Mendidik Generasi Muda Melek Standar). 

Tujuan dari Olimpiade ini adalah
  1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa/i dalam memecahkan masalah sederhana  dan mengaitkannya dengan pemanfaatan standar* sebagai sesuatu yang meningkatkan kenyamanan dan keamanan hidup;
  2. Meningkatkan minat siswa/i SMA/SMK untuk belajar standardisasi;
  3. Mempublikasikan dan mempromosikan kompetisi standardisasi nasional yang diselenggarakan oleh BSN untuk memajukan bangsa dalam pendidikan standardisasi.

* Yang dimaksud dengan standar adalah dapat berupa standar nasional yaitu Standar Nasional Indonesia (SNI), informasi lengkap dapat diakses melalui www.bsn.go.id, atau standar internasional yaitu ISO (www.iso.org), IEC (www.iec.ch), CODEX (www.codexalimentarius.org) dan ITU (www.itu.int).

Sejak tahun 2014, Indonesia diundang oleh Korea Selatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan Olimpiade Standar tingkat SMP dan SMA/SMK. Indonesia mengirim 2 (dua) tim tingkat SMA/SMK dan berhasil mendapatkan medali emas dan medali perak pada Olimpiade Standar 2014.  Selama tiga tahun berturut-turut, Indonesia selalu berpastisipasi pada kompetisi tersebut dan mengirim 2 (dua) tim untuk tingkat SMA/SMK. Indonesia kembali memperoleh medali perunggu dan perak pada tahun 2015, medali emas dan medali perak pada tahun 2016; serta medali perunggu pada tahun 2017. Pada tahun ini, Korea Selatan akan membuka peserta olimpiade standar secara lebih luas yaitu dengan mengundang wakil dari negara-negara ASEAN dan Eropa.

Olimpiade Nasional ini diluncurkan pada tanggal 12 November 2014 di ajang Indonesia Quality Expo 2014 di Jakarta Convention Center. (Baca: BSN Luncurkan Olimpiade Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian Nasional Tingkat SMA/SMK)